Menentukan penyebab alergi (alergen) dan menghindari alergen pencetus merupakan bagian penting dari pengelolaan penyakit alergi dan asma. Dokter anda biasanya akan menanyakan kepada anda beberapa pertanyaan untuk meng-identifikasi faktor-faktor yang ada di lingkungan anda yang dapat mencetuskan gejala-gejala reaksi alergi. Tes kulit membantu dokter anda untuk meng-konfirmasi sensitivitas anda sehingga dokter anda dapat memberikan nasehat yang sesuai untuk menghindari alergen tersebut. Selanjutnya dokter akan menyarankan kepada anda untuk melakukan tes alergi (skin prick testing) untuk membantu meng-konfirmasi atau menyingkirkan adanya sensitivitas. Hasil tes alergi dapat diperoleh dalam waktu 15 sampai 20 menit.
Persiapan tes alergi
Untuk mendapatkan hasil yang baik, anda harus memperhatikan beberapa hal sebelum tes alergi dilakukan.
1. Sekurang-kurangnya 3 (tiga) hari sebelum tes alergi dilakukan, hentikan semua obat yang anda minum, karena beberapa jenis obat dapat mempengaruhi hasil tes. Bilamana ada keraguan, anda dapat berkonsultasi dengan dokter anda.
2. Tiga hari sebelum tes alergi dilakukan, hindarkan pemakaian krim dan pelembab pada lengan bawah anda.
3. Tiga hari sebelum tes dilakukan, jangan mengkonsumsi beberapa jenis makanan, sebagai berikut:
· Susu dan makanan yang mengandung susu, misalnya: kue, es krim, keju, dsb.
· Telur dan makanan yang mengandung telur, misalnya: mie, kue, dsb.
· Makanan yang berasal dari laut, misalnya: ikan, udang, terasi, kerupuk udang, petis, dsb.
· Biji-bijian dan kacang-kacangan, misalnya: emping melinjo, kacang tanah, kedelai, coklat, dsb.
· Ragi dan makanan yang diragikan, misalnya: tempe, tahu, kecap, tauco, tape ketan, bir, dsb.
· Makanan kaleng/makanan yang diawetkan.
· Semua buah-buahan, kecuali pepaya dan pisang.
· Makanan yang diperbolehkan hanya: nasi, daging sapi serta sayur-sayuran.
Bagaimana tes alergi tersebut dikerjakan
Tes tusuk kulit (skin prick testing) biasanya dikerjakan pada lengan bawah, kadang-kadang di punggung. Mula-mula lengan dibersihkan dengan alkohol, kemudian setetes ekstrak alergen yang diproduksi secara komersial diteteskan pada daerah kulit yang telah ditandai. Dengan menggunakan lancet steril, dilakukan tusukan kecil menembus tetesan tadi. Dengan cara ini sejumlah kecil alergen dapat memasuki kulit .
Jika anda alergi, maka akan tampak benjolan kecil menyerupai gigitan nyamuk pada tempat tusukan dalam waktu 15 – 20 menit
Tes alergi pada bayi dan anak
Tes alergi sedikit tidak menyenangkan, tetapi biasanya dapat ditoleransi dan akurat, bahkan pada anak kecil dan bayi.
Dasar pemikiran tes tusuk kulit
Di bawah lapisan kulit, usus, paru, hidung dan mata terdapat sel-sel mast. Sel-sel ini dirancang untuk membunuh cacing dan parasit, dan mengandung granul-granul yang berisi bahan-bahan kimia iritan (termasuk histamin). Sel mast juga dipersenjatai dengan protein yang disebut antibodi IgE, yang bertindak sebagai sensor jarak jauh pada lingkungan lokal. Seseorang yang alergi terhadap tungau debu rumah (house dust mite), misalnya, akan memiliki antibodi IgE yang mampu mengenali bentuk alergen tungau debu rumah tersebut, dengan cara sebagaimana sebuah gembok “mengenali” bentuk anak kunci. Bilamana hal ini terjadi, sel mast terpicu untuk melepaskan isinya ke dalam jaringan, yang memicu reaksi alergi.
Alasan melakukan tes alergi
Tes alergi seharusnya dikerjakan pada semua pasien yang diduga menderita penyakit alergi kulit, asma episodik berat atau asma persisten, dan juga yang diduga menderita hay fever, atau diduga mengalami reaksi alergi terhadap makanan. Tidak ada batasan umur untuk tes alergi, meskipun anak yang sangat muda dan orang tua mungkin kurang memberikan reaksi terhadap tes alergi dibanding subjek lain, dan anak yang sangat muda usia (< 2 tahun) kadang-kadang hanya tersensitisasi terhadap alergen hirupan. Oleh karena ibu hamil dapat mengalami kontraksi rahim jika terjadi reaksi alergi berat terhadap tes, maka tes biasanya hanya dilakukan pada kelompok ini jika hasil tes ingin diketahui segera, hal ini untuk mengurangi risiko.
Manfaat tes alergi
Tes tusuk kulit merupakan metoda tes alergi yang paling baik dan paling murah dan hasilnya dapat diperoleh dalam 20 menit.
Efek samping
Tes alergi sedikit menimbulkan rasa ketidak-nyamanan, tetapi biasanya dapat ditoleransi dengan baik, bahkan oleh anak kecil. Rasa gatal lokal dan pembengkakan biasanya hilang dalam 1 – 2 jam. Pembengkakan yang lebih lama atau berat dapat diterapi dengan antihistamin oral, krim kortikosteroid topikal dan kantung es. Kadang-kadang penderita dapat mengalami perasaan mengantuk atau kepala terasa ringan dan perlu berbaring. Reaksi alergi berat akibat tes alergi pada penderita asma sangat jarang terjadi.
Test Alergi di RSUD Tuban
Saat ini di Instalasi Patologi Klinik RSUD Dr.R. Koesma Tuban dapat dilakukan pemeriksaan tes tusuk kulit dengan menggunakan 23 macam reagen untuk mengetahui jenis alergi yang di derita pasien.
Sumber : © 2008 Sekar Skin Center
makasi banyak infonya
Artikel yang sangat berguna!
maksh y buat informasi ny berguna bgt buat aq